LEBAK , TEROPONGKATULISTIWA.MY.ID
Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) menjadi perhatian masyarakat, khususnya terkait dampak abu atau debu vulkanik terhadap kesehatan. Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melindungi diri dari paparan debu vulkanik.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Endang Komarudin , mengatakan paparan debu vulkanik dapat mengganggu kesehatan, terutama saluran pernapasan. Masyarakat yang berada di wilayah terdampak diharapkan tidak mengabaikan kondisi tersebut dan segera melakukan langkah perlindungan diri.
Menurutnya, debu vulkanik yang terhirup dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan. Keluhan yang dapat muncul antara lain batuk, tenggorokan terasa gatal atau sakit, serta gangguan pernapasan. Kondisi tersebut perlu diwaspadai, terutama bagi masyarakat yang memiliki sensitivitas terhadap gangguan saluran pernapasan.
“Debu vulkanik dapat berdampak terhadap kesehatan, khususnya saluran pernapasan. Masyarakat kami imbau untuk mengurangi paparan langsung dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah,” ujar Endang.
Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari menghirup debu secara langsung. Saat debu vulkanik berada di udara, penggunaan masker menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi masuknya partikel debu ke saluran pernapasan.
Selain itu, masyarakat diminta memperhatikan kondisi kesehatan anggota keluarga. Apabila mengalami keluhan seperti batuk berkepanjangan, sesak napas, iritasi tenggorokan atau gejala gangguan pernapasan lainnya setelah terpapar debu vulkanik, masyarakat dianjurkan segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Endang menegaskan bahwa kewaspadaan masyarakat sangat diperlukan selama aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih berlangsung. Masyarakat juga diharapkan mengikuti informasi dan imbauan resmi dari pemerintah serta instansi terkait.
“Yang terpenting masyarakat tetap tenang, tetapi harus waspada dan menjaga kesehatan, terutama dengan mengurangi paparan debu vulkanik,” katanya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan masyarakat dan berkoordinasi dengan pihak terkait apabila dampak erupsi menimbulkan gangguan kesehatan di wilayah Lebak.
(Jamaludin)
