NTT —Teropongkatulistiwa.my.id
Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026. Gempa terjadi sekitar pukul 04.58 WIB dan berpusat di wilayah utara Pulau Flores dengan kedalaman sekitar 15 kilometer. BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami sebelum akhirnya mengakhirinya pada pukul 07.30 WIB.
Guncangan kuat dirasakan di sejumlah wilayah NTT. Dampaknya menyebabkan kerusakan bangunan, fasilitas umum, serta mengganggu akses transportasi dan komunikasi di sejumlah daerah terdampak. Beberapa wilayah juga dilaporkan mengalami longsor yang menghambat proses evakuasi dan penanganan korban.
Berdasarkan data sementara BNPB yang dilaporkan pada Sabtu malam, 47 orang meninggal dunia akibat bencana tersebut. Data korban dan kerusakan masih terus diperbarui seiring proses pencarian, evakuasi, dan pendataan di lapangan.
BMKG juga mencatat ratusan gempa susulan setelah gempa utama. Hingga pukul 14.00 WIB, tercatat 235 aktivitas gempa susulan dengan magnitudo antara 2,5 hingga 6,2. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Sementara itu, pemerintah dan berbagai lembaga terus bergerak melakukan penanganan darurat. Bantuan bagi masyarakat terdampak mulai disalurkan, sementara upaya pemulihan listrik, komunikasi, akses jalan, serta fasilitas pelayanan publik terus dilakukan.
Media Teropong Katulistiwa turut menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak bencana gempa bumi di NTT.
Pray for NTT.
Berdoa, Peduli, Bangkit Bersama.(Red)
