TANGERANG – Teropongkatulistiwa.my.id
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa Program Sekolah Gratis bukan hanya bertujuan membuka akses seluas-luasnya, melainkan memastikan setiap anak mendapatkan layanan pendidikan yang bermutu dan mampu bersaing di masa depan. Pernyataan ini disampaikan saat meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) serta penerapan Program Sekolah Gratis di SMK Jaya Buana, Kabupaten Tangerang.
“Di sini kita melihat bahwa ini bukan hanya sekadar gratis, tetapi juga berkualitas,” tegas Andra Soni.
SMK Jaya Buana sendiri kini telah memasuki tahun kedua sebagai penyelenggara Program Sekolah Gratis. Sekolah ini memiliki keunggulan tersendiri dengan menyediakan 10 program keahlian teknik, menjalin kemitraan dengan 130 perusahaan industri, serta kerja sama dengan dua perguruan tinggi teknik di Tiongkok.
Berkat kualitas pendidikannya, sembilan siswa SMK Jaya Buana telah mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studi ke Tiongkok, dan salah satu siswanya bahkan terpilih mewakili Provinsi Banten pada Lomba Kompetensi Siswa tingkat nasional.
Program Sekolah Gratis juga berperan penting memperluas kesempatan belajar bagi siswa yang belum tertampung di sekolah negeri, sekaligus mendorong peningkatan mutu secara merata di sekolah negeri maupun swasta. Antusiasme masyarakat pun terus meningkat seiring berjalannya waktu.
Pada tahun ajaran 2026/2027 ini, SMK Jaya Buana menerima sekitar 1.000 peserta didik baru melalui Program Sekolah Gratis, jumlah yang lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
Bagi para siswa, program ini tidak sekadar meringankan beban biaya pendidikan keluarga, melainkan membuka peluang nyata—mulai dari melanjutkan pendidikan, diserap bekerja di dunia industri, hingga berkarierke luar negeri.
Diharapkan dukungan bersama terus terjalin untuk mewujudkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan mampu membuka lebih banyak peluang bagi kemajuan generasi muda Banten.(Mal)
