LEBAK, Teropongkatulistiwa.my.id
Masyarakat Kampung Pasir Degung, Desa Bojong Leles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mushola Al-Wasilah, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan keagamaan yang berlangsung di Kampung Pasir Degung RT 01/RW 01 tersebut dihadiri ratusan jamaah. Mereka berasal dari sejumlah kampung di sekitar lokasi, di antaranya Kampung Pasir Gendok, Kampung Kebon Awi, dan Kampung Pasir Degung.
Suasana peringatan Maulid Nabi berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran jamaah yang memadati halaman Mushola Al-Wasilah untuk mengikuti rangkaian kegiatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Bojong Leles, Eman, para alim ulama, tokoh agama, Ketua DKM Al-Barokah Madsai Gunawan, Bendahara Umum DKM Yedi Cahyadi, Wakil Ketua DKM Didi Supriyadi, pengurus RW 01, para ketua RT, serta jamaah Majelis Taklim Al-Barokah.
Ketua Panitia Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Ustaz Ahdiat, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan demi terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah membantu kegiatan ini, dan wabil khusus kepada masyarakat RT 01 yang telah memberikan pemikiran, tenaga, dan materi sehingga kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dapat terlaksana dengan sukses,” ujar Ustaz Ahdiat.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini menjadi lebih istimewa karena panitia menghadirkan dua penceramah untuk memberikan tausiah kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, untuk tahun ini kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mushola Al-Wasilah kami bisa menghadirkan dua penceramah, yakni KH Fahrur Rozi dari Bogor dan Kiai Azam dari Warunggunung,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Bojong Leles, Eman yang akrab disapa Wa Emong, mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat dalam menyukseskan kegiatan keagamaan tersebut.
“Saya atas nama Pemerintah Desa Bojong Leles dan pribadi mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada segenap panitia serta seluruh warga yang telah bergotong royong menyukseskan acara ini,” kata Eman.
Ia menilai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan rutin tahunan, tetapi juga menjadi momentum bagi umat Islam untuk kembali mengenang, memahami, dan meneladani ajaran serta akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momen bagi kita untuk merefleksikan kembali ajaran dan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Eman berharap momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat terus memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan silaturahmi di tengah masyarakat Desa Bojong Leles.
“Semoga melalui peringatan ini, kebersamaan, rasa kepedulian, dan silaturahmi antarwarga Desa Bojong Leles semakin erat dan penuh keberkahan,” pungkasnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mushola Al-Wasilah tersebut menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan masyarakat dalam menjaga tradisi keagamaan. Selain menjadi sarana meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, kegiatan ini juga mempererat hubungan antarmasyarakat dari berbagai kampung di wilayah Desa Bojong Leles.
(Mal)
