SERANG – Teropongkatulistiwa.my.id
Pemerintah Kabupaten Serang mengalihkan anggaran pemeliharaan kendaraan dinas dan rumah dinas milik Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah untuk dua program prioritas masyarakat, yaitu pengadaan ambulans desa dan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Langkah ini merupakan wujud pemenuhan janji kampanye sang pemimpin.
Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Serang, Agus Firdaus, menjelaskan bahwa Bupati Zakiyah berkomitmen tidak menggunakan fasilitas dinas tersebut untuk kepentingan pemerintahan. Oleh karena itu, anggaran yang semula dialokasikan untuk merawat fasilitas tersebut dialihkan untuk kegiatan yang lebih menyentuh kebutuhan warga.
“Meskipun untuk kendaraan dinas tidak digunakan, namun anggaran pemeliharaannya dialihkan ke pengadaan ambulans desa, dan anggaran rumah dinas dialihkan ke pembangunan Rutilahu,” ujar Agus.
Secara rinci, anggaran pemeliharaan kendaraan dinas sebesar Rp1,5 miliar akan digunakan untuk membeli sekitar lima unit ambulans desa, dengan estimasi harga per unit mencapai Rp300 juta. Sementara itu, anggaran pemeliharaan rumah dinas senilai Rp330 juta dialihkan untuk mendukung pembangunan maupun perbaikan rumah tidak layak huni yang saat ini pelaksanaannya sedang berjalan.
Agus menyampaikan bahwa proses pengadaan ambulans masih berlangsung, sehingga pihaknya belum dapat memastikan desa mana saja yang akan menerima bantuan tersebut.
Ia juga menegaskan bahwa pengalihan anggaran ini bersifat satu kali perubahan untuk tahun berjalan. “Hanya untuk tahun ini saja, sifatnya peralihan anggaran. Belum dipastikan apakah kebijakan serupa akan berlanjut pada tahun-tahun mendatang,” jelasnya.
(Red)
