INDRAMAYU – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil pikap pengangkut rombongan tamu hajatan dengan dua kendaraan truk terjadi di Jalur Pantura, wilayah Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Minggu (12/7/2026). Insiden tragis tersebut mengakibatkan 10 orang meninggal dunia dan delapan lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa nahas itu terjadi saat mobil pikap yang mengangkut sekitar 17 penumpang melaju di Jalur Pantura. Saat berada di lokasi kejadian, kendaraan diduga hendak berputar arah. Pada saat bersamaan, sebuah truk wing box yang melaju dari arah belakang menabrak pikap tersebut hingga terdorong ke jalur berlawanan.
Benturan keras menyebabkan mobil pikap masuk ke lajur berlawanan dan kembali tertabrak oleh sebuah truk los bak yang datang dari arah sebaliknya. Akibat tabrakan beruntun tersebut, kendaraan pikap mengalami kerusakan parah, sementara para penumpang yang berada di bak terbuka terpental ke badan jalan.
Petugas kepolisian bersama warga sekitar segera melakukan evakuasi terhadap para korban. Sejumlah korban yang mengalami luka-luka langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis, sementara korban meninggal dunia dievakuasi ke ruang jenazah.
Dari total korban meninggal dunia, tiga orang dinyatakan meninggal di lokasi kejadian. Tujuh korban lainnya mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka berat yang diderita.
Selain korban meninggal, kecelakaan tersebut juga menyebabkan dua orang mengalami luka berat dan enam orang lainnya mengalami luka ringan. Seluruh korban mendapat penanganan medis, sementara keluarga korban berdatangan ke rumah sakit untuk proses identifikasi dan pendampingan.
Aparat kepolisian telah mengamankan pengemudi kedua kendaraan truk untuk dimintai keterangan sebagai bagian dari proses penyelidikan. Petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan serta memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam insiden tersebut.
Selama proses evakuasi berlangsung, arus lalu lintas di Jalur Pantura sempat mengalami kepadatan. Polisi melakukan pengaturan lalu lintas agar kendaraan yang melintas tetap dapat bergerak meski secara bergantian hingga proses evakuasi kendaraan selesai.
Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat akan tingginya risiko penggunaan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut penumpang. Selain tidak dirancang sebagai kendaraan angkutan orang, mobil pikap memiliki tingkat perlindungan yang sangat minim sehingga berpotensi memperparah dampak apabila terjadi kecelakaan.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan kendaraan bak terbuka sebagai sarana mengangkut penumpang, terutama dalam perjalanan jauh maupun di jalur dengan arus lalu lintas padat seperti Jalan Pantura. Kepatuhan terhadap aturan keselamatan berlalu lintas diharapkan dapat mencegah terulangnya kecelakaan serupa yang merenggut banyak korban jiwa.
